Puan Maharani Minta Pemerintah Kaji Larang Sementara WN China Masuk RI

Jakarta – Ketua DPR Puan Maharani meminta Kemenkes meningkatkan kewaspadaan virus corona. Saat ini, angka kematian akibat virus mematikan itu mencapai 80 orang di China, dan menjangkiti ribuan orang di berbagai Negara.

Puan menegaskan, peningkatan kewaspadaan di Indonesia bisa dilakukan dengan memaksimalkan tenaga medis hingga alat kesehatan. Puan meminta penularan wabah ini tidak dianggap enteng.

KLIK BERBAYAR

“DPR meminta pemerintah meningkatkan kewaspadaan, tidak bertindak bussines as usual terhadap isu virus ini. Upaya pencegahan harus dimaksimalkan, termasuk memastikan persiapan maksimal alat dan tenaga medis kita,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga  Puan Maharani Terima Gelar Doktor Kehormatan dari Undip

Puan mengatakan, pemerintah bersama Kemenkes seharusnya memiliki strategi pencegahan virus masuk ke Indonesia. Apalagi, kata dia, Indonesia menjadi salah satu negara yang sering dikunjungi turis.

“Pemerintah harus segera menyusun dan mensosialisasikan langkah-langkah pencegahan dan penanganan virus corona ke pemda-pemda sesuai protokol pencegahan dan penanganan nasional, mengingat banyaknya warga/turis dari negara-negara yang sudah mengidentifikasi kasus virus corona, yang masuk ke daerah-daerah,” tuturnya.

Baca Juga  WNI Masih Terjebak di Wuhan, Pasokan Makanan Masih Tersedia.

“Kementerian Kesehatan bersama instansi terkait perlu menjelaskan protokol-protokol pencegahan virus corona masuk ke wilayah RI serta penanggulangannya bila virus itu sudah masuk ke wilayah RI,” sambungnya.

Menurutnya, salah satu upaya pencegahan bisa dengan melarang sementara warga China atau seseorang yang baru mengunjungi China untuk masuk Indonesia.

“Protokol pencegahan termasuk ditinjau apakah perlu atau dalam kondisi apa dianggap perlu ada larangan bagi warga/orang yang baru mengunjungi China agar dilarang masuk wilayah RI untuk sementara,” tutur Puan.

Baca Juga  Panasnya Kongres PAN: Kursi Terbang, Kaca Pecah hingga 10 Orang Luka

Ia juga meminta Kemenkes menyampaikan data perkembangan penanganan virus corona ke masyarakat. Meski virus perlu diwaspadai, Eks Menko PMK itu juga berharap masyarakat tidak panik.

“Sekaligus memberi keyakinan dengan menunjukkan pada masyarakat bahwa pemerintah bekerja untuk mencegah masuknya virus corona. Masyarakat jangan panik, ikuti prosedur pencegahan dan penanganan yang disarankan petugas kesehatan,” ucap dia.

BACA JUGA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Prasetyo Sayangkan Revitalisasi Monas Berubah Jadi Beton

Sel Jan 28 , 2020
Jakarta – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menunjukan rasa kaget melihat Monumen Nasional (Monas) sisi Selatan yang tengah dalam proses revitalisasi yang hanya berisi beton . “Agak kaget dengan situasi dan kondisinya. Saya langsung turun melihat revitalisasi Monas yang saya anggarkan. Kok beda dengan pemikiran saya,” kata Prasetyo […]