Natuna Jadi Tempat Karantina, Juliari Minta Masyarakat Tak Khawatir

Ciwedey – Pemerintah meminta masyarakat di Kepulauan Natuna tidak khawatir dengan dijadikannya Natuna menjadi tempat karantina Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru saja dipulangkan dari Wuhan, China.

“Saya meminta masyarakat tidak khawatir soal itu (tempat karantina, red)” papar Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara di Ciwedey, Minggu (2/2).

KLIK BERBAYAR

Juliari menilai pemerintah memiliki kalkulasi tersendiri terkait tempat karantina.

Baca Juga  Heboh Revitalisasi Monas, Ahok Buka-bukaan Desain Bawah Tanah

“Pemerintah kan sudah menghitungnya. Warga Natuna tak usah khawatir. Artinya dipilih Natuna kan lokasi Natuna itu jauh. Suka enggak suka itu pertimbangannya. Agak jauh dan disekitarnya lautan, mungkin secara safety lebih safety di sana.” Kata Juliari.

Secara umum papar Juliari kerjasa antara kementerian terkait tentang virus corona yakni meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan upaya preventif.

Baca Juga  Megawati Telah Tetapkan 48 Paslon Berlaga di Pilkada 2020

“Kita tetap harus waspada, karena sudah mewabah global. Jadi kita enggak boleh menganggap ini sesuatu yang tidak mungkin datang ke negeri kita. Sehingga langkah preventif harus dilakukan. Baik pemerintah pusat, daerah, swasta juga.” Kata Juliari.

Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Terawan Agus Putranto mengatakan 238 WNI berhasil dievakuasi dari Wuhan, China.

Baca Juga  Bermanfaat Bagi Bangsa, Omnibus Law Bisa Cepat Tuntas

“Jadi 238 yang datang, menurut data,” kata Menkes.

Menkes menambahkan dirinya akan memeriksa kembali kepastian jumlah tersebut karena WNI yang semestinya dievakuasi menurut rencana awal adalah sebanyak 245 orang.

Dari 245 orang tersebut, ia menyebutakan empat orang diantaranya menyatakan tidak bersedia dievakuasi atas kehendak sendiri.

BACA JUGA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

SBY Dinilai Terlalu Reaktif Tanggapi Kasus Jiwasraya

Sen Feb 3 , 2020
Jakarta – Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Jerry Massie menilai Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY terlalu reaktif saat menanggapi persoalan kasus Jiwasraya. Apalagi usai kerugian Jiwasraya disebut-sebut sudah terjadi sejak zaman pemerintahan SBY saat masih menjabat sebagai Presiden ke-6 RI. Menurut Jerry, seharusnya SBY […]