Jokowi Minta Industri Jasa Keuangan Lindungi Nasabah

Jakarta – Presiden Jokowi (Jokowi) menyampaikan pentingnya industri jasa keuangan memberikan perlindungan terhadap nasabah atau konsumen, sehingga masyarakat dengan mudah, aman, dan nyaman bisa mengakses keuangan formal. 

“Kepercayaan masyarakat merupakan hal yang penting dan mutlak bagi keberlangsungan industri jasa keuangan,” ujar Presiden saat memberikan arahan saat Rapat Terbatas (ratas) mengenai Strategi Nasional Keuangan Inklusif di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Selasa (28/1). 

KLIK BERBAYAR

Kepala Negara juga menekankan perlunya perluasan akses layanan keuangan formal, yaitu dilakukan pendalaman sektor jasa keuangan dengan menggali potensi di sektor jasa keuangan non-bank, seperti asuransi, pasar modal, pegadaian, dan dana pensiun. 

Baca Juga  Setelah Didatangi Presiden Jokowi Sekolah Hancur Kini Jadi Megah

Manfaatkan peluang-peluang yang ada sehingga ketahanan perekonomian nasional dapat tertolong oleh pendanaan dari investor-investor domestik,” tutur Presiden. 

Turut hadir dalam ratas kali ini Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Polhukam Mahfud MD, Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Marves Luhut B. Pandjaitan, Gubernur BI Perry Warjiyo, Seskab Pramono Anung, KSP Moeldoko, Mendagri Tito Karnavian, Menkeu Sri Mulyani, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menkominfo Jhonny G. Plate, Menkop UKM Teten Masduki, Menparenkraf Wishnutama

Baca Juga  Presiden Tinjau Lokasi Ibu Kota Baru dan Resmikan Tol Balikpapan - Samarinda

Selain itu, hadir pula Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar, Mensos Ida Fauziah, Menkumham Yasonna Laoly, Menkes Terawan Agus Putranto, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo, Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmanti, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Kepala BPS Suhariyanto, dan para eselon satu di lembaga kepresidenan.

BACA JUGA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Erick Thohir Akan Investigasi 23 BUMN Yang Saling Tuntut.

Sel Jan 28 , 2020
Jakarta – Menteri BUMN Erick Thohir menaruh perhatian pada persoalan hukum BUMN. Pada persoalan hukum BUMN, Erick menegaskan akan melakukan investigasi. Apalagi, Erick mencatat, saat ini ada 23 BUMN yang saling menuntut. “Jadi begini saya tidak mau juga isu-isu sekarang antara BUMN sendiri ada masing-masing kasus hukum, antara BUMN lo, ada […]