Tips Agar Terlepas dari Jeratan Pinjaman Online Ilegal.

Bisnis – Pinjaman online (pinjol) ilegal meresahkan masyarakat. Lantaran, jika terjerat pinjol abal-abal ini maka nasabahnya akan tercekik dengan bunga tinggi.

Hal itu belum lagi dengan cara penagihannya yang tak manusiawi.

KLIK BERBAYAR

Dalam catatan detikcom, Ketua Satgas Waspasa Investasi Tongam L Tobing meminta kepada masyarakat agar tak terjebak layanan pinjol ilegal. Menurutnya, sekali terjebak di pinjol ilegal maka akan sulit untuk menyelesaikan.

Baca Juga  Beberapa Tips Memilih Laptop untuk Video Editing

Tongam pun kemudian memberikan tips supaya masyarakat tak terjebak dalam jerat utang pinjol ilegal.

“Pertama, kalau mau pinjam itu harus lihat terdaftar atau berizin di OJK atau tidak. Bisa memeriksa website ojk.go.id, telepon ke 157 untuk memastikan,” kata Tongam dalam acara Indosterling Forum, Jakarta, Rabu (16/10/2019), ditulis hari ini.

Baca Juga  Pujian Erick Thohir ke Ahok yang Bikin Pertamina Transparan

Dia meminta masyarakat tidak menarik utang untuk pinjaman yang tidak produktif. Misalnya, untuk belanja yang tidak perlu.

Tongam juga bilang, masyarakat jangan sampai berlebihan meminjam uang tanpa memperhatikan kemampuan untuk membayar.

“Saya imbau agar masyarakat meminjam sesuai dengan kemampuan membayarnya. Jangan karena saking bebasnya layanan pinjol ini malah nggak memperhatikan kemampuan,” kata Tongam.

Baca Juga  Investasi di Daerah Belum Merata, Apa Penyebabnya?
BACA JUGA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

420 Mahasiswa Indonesia yang Kuliah di Wuhan Berstatus Negatif Virus Corona

Sen Jan 27 , 2020
Jakarta – Kabar mengenai penyakit yang disebabkan virus corona membuat Pemerintah Indonesia meningkatkan kewaspadaan terhadap mereka yang baru datang dari China. Virus corona jenis baru ini memang diketahui setelah mewabah di Kota Wuhan, China. Lalu bagaimana dengan nasib warga negara Indonesia yang ada di China, khususnya Wuhan?  Sebanyak 420 mahasiswa asal Indonesia yang melanjutkan studinya […]