Ternyata Banyak Masyarakat Tak Peduli Risiko Pinjam Uang di Fintech Bodong

Bisnis – Layanan financial technology (fintech) ilegal saat ini masih beredar meskipun telah dilakukan pemblokiran. Fintech-fintech tersebut dengan mudah kembali muncul untuk menjerat masyarakat dengan iming-iming pinjaman yang cepat.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengungkapkan saat ini masih banyak masyarakat yang terjebak pada fintech pinjaman online ilegal.

KLIK BERBAYAR

“Karena mereka kurang paham risiko, makanya mereka pinjam di pinjol ilegal,” kata Tongam saat dihubungi detikcom, Jumat (31/1/2020).

Baca Juga  Kepala BKPM: Investor Lirik RI Buat Investasi Baterai Lithium

Tongam mengungkapkan, Satgas Waspada Investasi dan pihak terkait berupaya untuk melakukan deteksi dini, sehingga dilakukan pemblokiran sebelum adanya nasabah.

“Strategi utama kami adalah dalam pencegahan, kami akan terus meningkatkan edukasi, agar masyarakat tidak mengakses ke fintech ilegal. Dengan demikian keberadaan mereka makin sedikit,” ujarnya.

Peneliti INDEF Bhima Yudhistira Adhinegara menjelaskan selain faktor kecepatan pembuatan aplikasi fintech abal-abal. Faktor masyarakat juga menjadi hal penting dalam peredaran fintech ilegal ini.

Baca Juga  Investasi di Daerah Belum Merata, Apa Penyebabnya?

“Sekarang masih banyak masyarakat yang tergiur dengan tawaran pinjaman cepat, bahkan ada yang kurang dari 24 jam,” kata Bhima.

Dia mengungkapkan, hal tersebut biasanya terjadi karena desakan ekonomi, budaya konsumtif perkotaan dan pendapatan yang tak sebanding dengan gaya hidup.

Sehingga masyarakat itu menjadi korban, karena biasanya meminjam di fintech ilegal memiliki bunga yang tinggi, denda yang tidak berbatas hingga nominal pinjaman yang jauh lebih kecil daripada yang diajukan.

Baca Juga  Tips Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik Untuk Keluarga

“Hal-hal itu yang membuat akhirnya korban fintech ilegal menjamur,” jelas dia.

Artikel Telah Tayang Di Detik.com

BACA JUGA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Presiden Resmikan Underpass Bandara Yogyakarta

Sab Feb 1 , 2020
Yogyakarta – Presiden Joko Widodo (Gesuri) meresmikan jalan lintas bawah (underpass) Yogyakarta International Airport (YIA) sepanjang 1,3 kilometer. “Pada sore hari ini kita meresmikan terowongan terpanjang. Ini 1,3 kilometer. Terowongan terpanjang di Indonesia yang juga salah satu dari keseluruhan proyek Yogyakarta International Airport,” kata Jokowi di lintas bawah YIA, Kabupaten […]