KAI Kucurkan Rp 4 T Bangun Depo LRT Jabodebek

Jakarta – Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan bahwa PT KAI sebagai investor proyek LRT Jabodebek bakal mencairkan kembali dana tambahan. Hal tersebut diungkapkannya usai rakor membahas proyek LRT di kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi.
Pria yang akrab disapa Tiko ini menyebut PT KAI akan memberikan Rp 4,2 triliun kepada PT Adhi Karya sebagai pelaksana proyek. Dana tersebut bakal digunakan untuk membangun depo.

“Pembiayaan tadi ada depo yang pembiayaannya baru. Lalu, juga untuk penyelesaian percepatannya. Itu untuk depo Rp 4,2 triliun itu mesti ditambahkan memang itu dari KAI. Kan dulu belum dimasukkan,” ungkap Tiko di kantor Maritim, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020).

KLIK BERBAYAR

Sebelumnya, Februari tahun lalu Adhi Karya sudah mengucurkan dana sebesar Rp 12 triliun untuk pembangunan LRT Jabodebek dari total Rp 27 triliun. Dari jumlah tersebut, KAI selaku investor baru membayar Rp 6,3 triliun ke Adhi Karya.

Baca Juga  Presiden Resmikan Underpass Bandara Yogyakarta

“Belanja kami sudah Rp 12 triliun. Dari pak John (KAI) Rp 6,3 triliun,” kata Direktur Utama Adhi Karya Budi Harto dalam acara Media Workshop Adhi Karya di Grandhika Hotel, Jakarta Selatan, Jumat (15/2/2019).

Meski begitu, proyek pembangunan LRT Jabodebek terus berjalan. Hingga kini konstruksinya sudah 70% secara keseluruhan. Paling jauh pengembangannya terdapat pada seksi Cibubur-Cawang.

Baca Juga  Jasa Admin Media Sosial Untuk Kampanye

“Total 70% konstruksinya, kalau kereta udah tiga dikirim. Paling jauh lintas Cibubur-Cawang sudah mau testing, di sana tinggal finishing stasiun, pekerjaan kecil-kecil. Secara mekanikal sudah selesai,” ungkap Direktur Operasi Adhi Karya Pundjung Setya..

Sementara itu, untuk depo di Bekasi menurut Dirut Adhi Karya Budi Harto kini tinggal menyisakan 49 bidang tanah lagi yang mesti dibebaskan. Dia mengatakan pembebasan agar selesai pada akhir bulan ini, sehingga pembangunan depo bisa dilakukan.

Baca Juga  Presiden Jokowi Resmikan Operasional Terowongan Nanjung

“Depo masih ada lahan yang perlu dibebaskan. 49 bidang dan kita kira akan selesai akhir bulan ini,” ungkap Budi.

Berita Telah Tayang Di Detik.com

BACA JUGA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Erick Thohir Mau BUMN Genjot Kerja Sama dengan UMKM

Sel Feb 4 , 2020
Bisnis – Menteri BUMN Erick Thohir melantik Loto Srinaita Ginting sebagai Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM. Loto merupakan eks Direktur Surat Utang Negara di Ditjen Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan. Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan penunjukan Loto di tubuh perusahaan pelat merah itu tidak […]