Demi RI, Sri Mulyani Minta Pengusaha Jangan Tunda Bayar Pajak

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan para pengusaha agar tidak lupa membayarkan kewajiban perpajakannya baik untuk pribadi maupun perusahaan. Bila perlu pembayaran bisa dilakukan sejak saat ini sehingga pada waktunya nanti tidak buru-buru.

Hal ini disampaikan Sri Mulyani dalam acara business gathering yang dihadiri sekitar 1000 pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang Industri (Kadin), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) hingga Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Hadir diantaranya, Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani hingga Ketua Umum Apindo Haryadi Sukamdani.

KLIK BERBAYAR

Menteri keuangan Sri Mulyani, Foto/cnbcindonesia.com

“Saya mengingatkan 31 Maret jangan lupa bayar pajak untuk orang pribadi (OP), kalau perusahaan masih sampai 30 April. Kalau bisa pribadi dicicil dari sekarang,” ujarnya di Hotel Kempinski, Jumat (7/2/2020).

Baca Juga  Beberapa Tips Ber Investasi Dibidang Properti, Simak Yuk!

Ia pun meyakini jika masyarakat dan para pengusaha melakukan kewajiban perpajakannya maka penerimaan akan terjaga lebih baik dibandingkan tahun lalu. Ia pun berharap agar pengusaha percaya kepada pemerintah meski kondisi perekonomian tertekan.

“Saya butuh confidence bapak ibu sekalian, jangan ikut nyebarin gloomy, jangan pesimis. Yang bisa kita jamin hubungan kepercayaan kita, pemerintah dan pengusaha. Itu yang bisa kita jaga kecuali kita mau rusak itu. Dunia bisa berubah besok musim duren, corona kan musim berganti tahun berganti yang tidak hilang hubungan saling percaya itu,” jelasnya.

Baca Juga  Pemerintah Serahkan Draf RUU Omnibus Law Perpajakan ke DPR

Dia juga menjelaskan, bahwa pemerintah saat ini telah menyerahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Perpajakan kepada DPR untuk segera dibahas. Dalam RUU ini pemerintah akan menurunkan Pajak Penghasilan (PPh) Badan dari 25% menjadi 20% secara bertahap.

“Supaya tidak shock akan kami turunkan bertahap, sekarang 25% kita turunkan 2022 mulai 2021 kalau ini disetujui APBN sekarang and then 2023 ke 20%. Ini supaya saya punya space untuk napas sangat adjust. Anda ngga mau kan kalau APBN jebol,” tegasnya.

Baca Juga  Sri Mulyani Minta Pengusaha Bujuk DPR Ketok Omnibus Law Perpajakan

Sumber Artikel : cnbcindonesia.com

BACA JUGA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Peringatan HPN, Puan: Pers Nasional untuk Melawan Hoax

Sab Feb 8 , 2020
Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani berharap pers nasional menjadi garda terdepan dalam melawan kabar bohong atau hoax. Menurut Puan, di era digital saat ini, hoax dan disinformasi mudah menyebar lewat media sosial dan platform digital lain. “Kehadiran pers nasional yang profesional dan bertanggungjawab semakin dibutuhkan, sebagai alat untuk […]